Dikongsikan ayat2 al-quran atau hadis yg serba sedikit menceritakan keberadaan alam barzakh dan siksa kubur.
☄لَعَلِّىٓ أَعْمَلُ صٰلِحًا فِيمَا تَرَكْتُ  ۚ  كَلَّآ  ۚ  إِنَّهَا كَلِمَةٌ هُوَ قَآئِلُهَا  ۖ  وَمِنْ وَرَآئِهِمْ بَرْزَخٌ إِلٰى يَوْمِ يُبْعَثُونَ
“Supaya aku mengerjakan amal-amal yang soleh dalam perkara-perkara yang telah aku tinggalkan”. Tidak! Masakan dapat? Sesungguhnya perkataannya itu hanyalah kata-kata yang ia sahaja yang mengatakannya, sedang di hadapan mereka ada alam barzakh (yang mereka tinggal tetap padanya) hingga hari mereka dibangkitkan semula (pada hari kiamat).
[QS. Al-Mu’minun: Ayat 100]
☄ النَّارُ يُعْرَضُونَ عَلَيْهَا غُدُوًّا وَعَشِيًّا  ۖ  وَيَوْمَ تَقُومُ السَّاعَةُ أَدْخِلُوٓا ءَالَ فِرْعَوْنَ أَشَدَّ الْعَذَابِ
Mereka didedahkan kepada bahang api neraka pada waktu pagi dan petang (semasa mereka berada dalam alam Barzakh); dan pada hari berlakunya kiamat (diperintahkan kepada malaikat): “Masukkanlah Firaun dan pengikut-pengikutnya ke dalam azab seksa api neraka yang seberat-beratnya!”
[QS. Ghafir: Ayat 46]
☄وَيَوْمَ تَقُومُ السَّاعَةُ يُقْسِمُ الْمُجْرِمُونَ مَا لَبِثُوا غَيْرَ سَاعَةٍ  ۚ  كَذٰلِكَ كَانُوا يُؤْفَكُونَ
Dan semasa berlakunya hari kiamat, orang-orang yang berdosa akan bersumpah mengatakan bahawa mereka tidak tinggal (di dalam kubur) melainkan sekadar satu saat sahaja; demikianlah mereka sentiasa dipalingkan (oleh fahaman sesatnya dari memperkatakan yang benar).
[QS. Ar-Rum: Ayat 55]
☄وَنُفِخَ فِى الصُّورِ فَإِذَا هُمْ مِّنَ الْأَجْدَاثِ إِلٰى رَبِّهِمْ يَنْسِلُونَ
Dan sudah tentu akan ditiupkan sangkakala (menghidupkan orang-orang yang telah mati; apabila berlaku yang demikian) maka semuanya segera bangkit keluar dari kubur masing-masing (untuk) mengadap Tuhannya.
[QS. Ya Sin: Ayat 51]
☄ قَالُوا يٰوَيْلَنَا مَنۢ بَعَثَنَا مِنْ مَّرْقَدِنَا  ۜ   ۗ  هٰذَا مَا وَعَدَ الرَّحْمٰنُ وَصَدَقَ الْمُرْسَلُونَ
(Pada ketika itu) orang-orang yang tidak percayakan hidup semula berkata: Aduhai celakanya kami! Siapakah yang membangkitkan kami dari kubur tempat tidur kami?,, (Lalu dikatakan kepada mereka): ” Inilah dia yang telah dijanjikan oleh Allah Yang Maha Pemurah dan benarlah berita yang disampaikan oleh Rasul-rasul!,
[QS. Ya Sin: Ayat 52]
☄يٰٓأَيُّهَا الَّذِينَ ءَامَنُوا لَا تَتَوَلَّوْا قَوْمًا غَضِبَ اللَّهُ عَلَيْهِمْ قَدْ يَئِسُوا مِنَ الْءَاخِرَةِ كَمَا يَئِسَ الْكُفَّارُ مِنْ أَصْحٰبِ الْقُبُورِ
Wahai orang-orang yang beriman! Janganlah kamu jadikan teman rapat mana-mana kaum yang dimurkai Allah, mereka telah berputus asa daripada mendapat kebaikan akhirat, sebagaimana berputus asanya orang-orang kafir yang ada di dalam kubur.
[QS. Al-Mumtahanah: Ayat 13]
☄ Telah menceritakan kepadaku Muhammad bin Marzuq bin Binti Mahdi bin Maimun telah menceritakan kepada kami Rauh telah menceritakan kepada kami Malik dari Abu Az Zinad dari Al A’raj dari Abu Hurairah bahwasanya Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam telah bersabda: “Dahulu ada seorang laki-laki yang tidak pernah berbuat baik sama sekali. Lalu ia berpesan kepada istri dan keluarganya; ‘Wahai keluargaku, apabila aku meninggal dunia, maka bakarlah mayatku! Setelah itu, buanglah sebagian tubuhku di daratan dan sebagian lagi di lautan. Demi Allah, jika Allah menakdirkan niscaya Dia akan menyiksaku dengan siksaan yang tidak pernah Dia timpakan kepada makhluk lain di dunia ini.’ Ketika orang tersebut meninggal, maka keluarganya pun melaksanakan pesannya, yaitu membakar jasadnya dan membuang sebagian ke daratan dan sebagian ke lautan. Kemudian Allah Subhanahu Wa Ta’ala memerintahkan daratan agar menyatukan jasad orang tersebut dan Allah pun memerintahkan lautan agar menyatukan jasad orang itu. Setelah jasad terkumpul menjadi satu kembali di alam barzakh, maka Allah pun bertanya kepadanya: ‘Hai hamba-Ku, mengapa kamu memerintahkan keluargamu untuk melakukan tindakan seperti itu? ‘ Orang laki-laki itu menjawab; ‘Ya Allah ya Tuhanku, aku lakukan itu karena aku takut akan siksa-Mu, sedangkan Engkau adalah Dzat Yang Maha Tahu.’ Akhirnya Allah pun mengampuninya.”
(Hadis Riwayat Muslim)

Syarh Sahih Muslim No.2757
☄Telah menceritakan kepada kami Zuhair bin Harb dan Ishaq bin Ibrahim keduanya dari Jarir kata Zuhair telah menceritakan kepada kami Jarir dari Manshur dari Abu Wa`il dari Masruq dari ‘Aisyah dia berkata; “Dua wanita tua Yahudi Madinah pernah menemuiku seraya berkata; “Sesungguhnya penghuni kubur akan disiksa di kuburan mereka.” ‘Aisyah berkata; Maka aku mendustakan keduanya dan mempercayainya, lalu keduanya pergi. Setelah itu Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam datang menemuiku, maka aku beritahukan kepada beliau; “Wahai Rasulullah, dua wanita tua Yahudi Madinah telah menemuiku, keduanya beranggapan bahwa penghuni kubur akan disiksa di kuburan mereka.” Beliau bersabda: “Keduanya benar, sesungguhnya penghuni kubur akan disiksa dengan siksaan yang dapat didengar oleh semua binatang melata.” Kata ‘Aisyah; “Setelah itu tidaklah aku melihat kecuali beliau selalu meminta perlindungan dari sika kubur dalam shalatnya.” Telah menceritakan kepada kami Hannad bin As Sarri telah menceritakan kepada kami Abul Ahwash dari Asy’ats dari Ayahnya dari Masruq dari ‘Aisyah dengan hadis ini, dan didalamnya terdapat redaksi, ‘Aisyah berkata; “Tidaklah beliau melaksanakan shalat setelah itu, kecuali aku selalu mendengar beliau meminta perlindungan dari siksa kubur.”
(Hadis Riwayat Muslim)

Syarh Sahih Muslim No.586
☄Telah menceritakan kepada kami Muhammad bin Al Mutsanna dan Ibnu Basyar keduanya berkata: Telah menceritakan kepada kami Muhammad bin Ja’far telah menceritakan kepada kami Syu’bah dari Qatadah dari Anas nabi Shallallahu ‘alaihi wa Salam bersabda: “Andai kalian tidak berlarian, niscaya aku berdoa kepada Allah agar memperdengarkan adzab kubur pada kalian.”
(Hadis Riwayat Muslim)

Syarh Sahih Muslim No.2868
☄Telah menceritakan kepada kami Yahya telah menceritakan kepada kami Abu Mu’awiyah dari Al A’masy dari Mujahid dari Thawus dari Ibnu ‘Abbas radliallahu ‘anhuma berkata, dari Nabi Shallallahu’alaihiwasallam bahwasanya Beliau berjalan melewati dua kuburan yang penghuninya sedang disiksa, lalu Beliau bersabda: “Keduanya sungguh sedang disiksa, dan tidaklah keduanya disiksa disebabkan karena berbuat dosa besar. Yang satu disiksa karena tidak bersuci setelah kencing sedang yang satunya lagi karena selalu mengadu domba” Kemudian Beliau mengambil sebatang dahan kurma yang masih basah daunnya lalu membelahnya menjadi dua bagian kemudian menancapkannya pada masing-masing kuburan tersebut. Mereka bertanya: “Kenapa anda melakukan ini?”. Nabi Shallallahu’alaihiwasallam menjawab: “Semoga diringankan (siksanya) selama batang pohon ini basah”. 
(Hadis Riwayat Bukhari)

Fathul Bari No.1361
☄Telah menceritakan kepada kami ‘Abdan berkata, telah mengabarkan bapakku kepadaku dari Syu’bah dari Qatadah dari Sa’id AL Musayyab dari Ibnu ‘Umar dari bapaknya radliallahu ‘anhuma dari Nabi Shallallahu’alaihiwasallam bersabda: “Mayat akan disiksa didalam kuburnya disebabkan ratapan kepadanya”. Hadits ini dikuatkan oleh ‘Abdu Al A’laa telah menceritakan kepada kami Yazid bin Zurai’ telah menceritakan kepada kami Sa’id telah menceritakan kepada kami Qatadah dan berkata, Adam dari Syu’bah: “Sesungguhnya mayat pasti akan disiksa disebabkan tangisan orang yang masih hidup kepadanya”.
(Hadis Riwayat Bukhari)

Fathul Bari No.1292
☄Telah bercerita kepada kami Ibrahim bin Musa telah mengabarkan kepada kami ‘Isa telah bercerita kepada kami Hisyam dari Muhammad dari ‘Ubaidah dari ‘Ali radliallahu ‘anhu berkata; Ketika terjadi perang Al Ahzab, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Semoga Allah memenuhi rumah dan kuburan mereka dengan api, karena mereka telah menyibukkan kita dari (tidak melaksanakan) shalat Al wushtha hinga matahari terbenam”.
(Hadis Riwayat Bukhari)

Fathul Bari No.2931
☄Telah menceritakan kepada kami Muhammad bin Sulaiman Al Anbari, telah menceritakan kepada kami Abdul Wahhab bin ‘Atho` dari Sa’id dari Qatadah dari Anas dari Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam, bahwa beliau bersabda: “Sesungguhnya seorang hamba apabila telah diletakkan dalam kuburnya dan para pengantarnya telah pergi darinya, ia mendengar ketukan sandal mereka.”
(Hadis Riwayat Abu Daud)

Baitul Afkar Ad-Dauliah No.3231

Dan banyak lagi.. Adapun, kisah2 dan keadaan2 yg lebih lengkap mohon dikaji lagi agar lebih faham dan jelas.
Wallahu a’lam
Ta’dib Fillah

Mendidik Kerana Allah


Lawati ;

Blog http://www.shahalmunzir.wordpress.com

Facebook http://www.facebook.com/shahalmunzir

Page http://www.facebook.com/naktegur

Twitter http://www.twitter.com/Shah_ALMunzir?s=08

Telegram https://www.telegram.me/tadibfillah

Advertisements